Sunday, November 13, 2016

Teknik BETE spesial SELL

Artikel kali ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul  Teknik BUTA (Bullish Tecnical Analysis) tanpa indikator. 
jika sobat belum membacanya alangkah baiknya sobat membaca dulu agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Konsep dasar Teknik BETE ini adalah sama seperti teknik BUTA, apabila pola candlestick sebelum yang sedang running berakhir dengan Pola Bearsih Down Trend Continuation Patter, maka untuk berikutnya (yaitu candlestick yang sedang running) maka akan down juga.

Untuk trading harian silahkan lihat pola candlestick di TF Daily yang dikonfirmasikan dengan candle di TF Weekly. Dan untuk melakukan ordernya silahkan amati perjalanan candle di TF H1 (nanti kalau sobat sudah terlatih dan terbiasa, sobatpun bisa masuk di TF yang lebih kecil seperti TF M15, M5, dan bahkan di TF M1)

Contoh:
Jika pola candlestick hari ini di akhiri dengan pola Bearish atau Down Trend Continuation Patter, maka untuk candlestick di hari berikutnya (besok) akan down juga.
Kalaupun di hari berikutnya harga running up tunggu sampai ada pola reversal di area Pivot/Resistence (pivot/resistence hari ini, kemarin atau beberapa hari sebelumnya) Sobat bisa mendapatkan Indikator Pivot di artikel sebelumnya.

Contoh kasus pada gambar berikut ini, di Pair USDCHF TF Daily:


Kita mulai pelajari dari candle A (ini candle bearish tanggal 7 awal minggu, sinyal Sell untuk candle berikutnya), dan pada hari berikutnya (candel B) yaitu tanggal 8 candle langsung down dan berakhir dengan pola bearish yang masih menandakan sinyal sell untuk candle berikutnya,
nah pada hari berikutnya lagi (candle C) tanggal 9 harga sempat UP sedikit (kelihatan ada ekornya ke atas sedikit) tapi kemudian down lagi dan berakhir dengan pola candle bearish yang menandakan masih memberi sinyal sell untuk candle berikutnya. pada hari berikutnya lagi (candle D) tanggal 10 sempat UP juga, tapi kemudian down lagi dan berakhir dengan pola candle bearish, berarti masih ada sinyal untuk sell dicandle berikutnya, dan pada hari berikutnya (candle E, candle daily di akhir pekan) tanggal 11 candle pun sempat UP tapi kemudian down melebihi Low candle tanggal 10 (candle D) memenuhi sinyal sell candle tanggal 10 baru kemudian ada perlawanan dari Buyer.


Baca juga: Mengenal Terminal MT4



Sekarang mari kita pelajari di TF H1 untuk candle C (tanggal 9), candle D (tanggal 10) dan candle E (tanggal 11) yang sempat UP dan membentuk ekor keatas.

nah Selamat bereksperimen sobat, belajar sungguh-sungguh dan silahkan lakukan praktek dengan penuh kesabaran dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan yang memberikan kita Rizqi.
Load disqus comments

0 komentar